Teks Eksplanasi Proses Terjadinya Letusan Gunung Berapi
Proses Terjadinya Letusan Gunung Berapi
Letusan Gunung Berapi adalah proses keluarnya magma dari ruang magma dalam perut gunung berapi, akibat aktifitas magma dan pergerakan lempeng tektonik. Hindari daerah rawan bencana seperti lereng gunung, lembah dan daerah aliran lahar.Gunung api atau gunung berapi merupakan lubang atau saluran yang menghubungkan suatu wadah berisi bahan yang disebut magma. Sewaktu-waktu, gunung tersebut juga bisa mengeluarkan magmanya, sehingga terjadilah bencana alam gunung meletus.Di Indonesia, bencana alam gunung meletus pernah terjadi beberapa kali. Kejadian yang cukup memakan banyak korban baru-baru ini adalah meletusnya Gunung Merapi di Yogyakarta.Bencana alam tersebut terjadi pada tahun 2010 dan memakan korban hingga 350 lebih jiwa. Untuk mengenang peristiwa tersebut, berdiri lah museum yang dinamakan dengan Museum Gunung Merapi.
Terbentuknya gunung berapi bisa dibagi menjadi dua macam, yakni pergerakan lempeng dan gaya endogen.Adanya pergerakan lempeng, sehingga menimbulkan terbentuknya gunung berapi disebabkan karena lempeng yang bergerak satu sama lainnya. Kerak bumi sendiri merupakan gerakan-gerakan lempeng yang cukup kaku.Biasanya, lempeng tersebut bergerak terus menerus hingga 5-10 cm per tahunnya. Pergerakan lempeng ini juga terdiri dari berbagai macam, yakni divergen (gerakan lempeng yang saling berjauhan), konvergen (gerakan lempeng yang saling bertabrakan), hingga gerakan yang saling berpapasan.Saat lempeng yang memiliki massa tersebut menekuk ke bawah, batuan yang ada pada lempeng ikut menekuk dan pada akhirnya menyatu dengan magma.
Dampak buruk letusan gunung berapi terhadap kesehatan bisa berupa gangguan pernapasan akibat gas beracun dan abu vulkanik, iritasi mata akibat hujan asam, dan luka bakar akibat semburan lava. Berbagai dampak negatif tersebut tidak hanya terjadi di sekitar daerah letusan.
bpbd. ntbprov. go.id
http://kumparan.com

Komentar
Posting Komentar